Jumat, 14 November 2014

HARAPAN

 Harapan

Alunan angin menyapa malam
resah, gundah gulana telah bersemayam
terasa siang semakin kelam
saat ribuan pisau tajam menghantam

 

Runtuhkan asa, goyahkan harapan
desir demi desir menyayat kerinduan
bersatu mengubah gelak tawa kehidupan
menjadi tangisan keras yang memilukan



Bersandar pada tiang kapas
air mata menetes semakin deras
mengisi kisah dunia yang keras
agar derita tuntas dan resah lepas
lambungkan kreatifitas tanpa batas!

By : Rosida